Minggu, 24 Agustus 2014

Gang Kelinci



 (Gang Kelinci by  Titiek Puspa)

Jakarta kota ku indah dan megah
Di situlah aku di lahirkan 
Rumahku di salah satu gang 
Namanya gang kelinci 
Entah apa sampai namanya kelinci 
Mungkin dulu kerajaan kelinci 
Karena manusia bertambah banyak 
Kasihan kelinci terdesak

Sekarang rumahnya berjubel 
Oh...padat penghuninya 
Anak-anak segudang Grudak... Gruduk...Kayak kelinci

Kami semua hidup rukun dan damai 
Hanya satu yang aku herankan 
Badanku bulat tak bisa tinggi 
Persis kayak anak kelinci

Lagu karangan Titiek Puspa ini melesatkan nama Lilis Suryani. Ide lagu ini  berawal setelah Titiek Puspa mengantar Lilis  remaja pulang kerumahnya di Gang Kelinci, Ketika itu Lilis masih gadis kecil berusia sekitar 15 tahunan datang ke Jl. Raden Saleh menemui Titiek Puspa untuk dibuatkan lagu, tetapi sampai sore menjelang belum juga dia mendapatkan apa yang diinginkan.  Semangat besar Lilis Suryani akhirnya mendapat respon dari Titiek Puspa, walau hari itu belum sempat ia buatkan lagu tapi Titiek Puspa bersedia mengantar Lilis pulang ke rumahnya. Suasana yang ia saksikan di sekitar rumah Lilis Suryani saat itulah yang akhirnya melahirkan lirik lagu "Gang Kelinci.




Sekarang gang Kelinci telah berubah menjadi Jl. Kelinci Raya yang terletak di belakang Pasar Baru Jakarta pusat. Dinamakan gang Kelinci karena saat itu ada seorang pedagang cina kaya (tauke) yang berternak keinci disana. 
 

Lagu "Gang Kelintji" (1966) ini sangat populer pada masanya  dan  sampai sekarang pun masih enak didengar, tetapi berbeda dengan lagunya, kondisi yang terlihat di Jalan Kelinci Raya sekarang dengan lirik lagu Gang Kelinci sudah sangat jauh berubah, Gang yang dulunya sempit kini telah berubah menjadi jalan raya yang lumayan lebar,  lebih dari sebutan gang. bahkan seekor kelinci pun tidak ada yang terlihat di sana....





Gang Kelinci bukan hanya populer dengan lagunya, ternyata gang Kelinci juga terkenal dengan bakminya. Sebut saja Bakmi Gang Kelinci (Bakmi GK) pasti sudah banyak orang di Jakarta yang mengenalnya,  Lokasinya juga sangat mudah di jangkau, kalo kita bertandang ke Pasar Baru pasti banyak orang yang tahu ada di sebelah mana. 

Selain Bakmi GK ada juga Bakmi A Boen yang letaknya persis di sebelah kiri Bakmi GK, lokasinya  agak masuk ke belakang sedikit. Konon menurut cerita Bakmi A Boen ini adalah cikal bakal Bakmi di gang Kelinci. Bahkan sebelum ada Bakmi GK bakmi A Boen sudah menjadi legend di seputar Pasar Baru dan sekitarnya.  Jadi silahkan pilih mana yang cocok menurut selera kita...

oiya, ada catatan kalo mau makan bakmi yang halal sebaiknya di Bakmi Gang Kelinci (Bakmi GK) aja, tetapi kalo suka dengan bakmi + irisan daging babi yang paling pas ya di Bakmi A Boen.



2 komentar:

  1. btw peternak kelinci di sana masih ada sob...?
    =========================
    makanan untuk kelinci

    BalasHapus
  2. Kayaknya sih dah nggak ada tuh, kalo satu dua yang pelihara mungkin ada...:)

    BalasHapus